Menjalankan SSH Server di Android Menggunakan Termux Lengkap

cara install ssh menggunakan termux
Mengakses perangkat secara remote telah menjadi kebutuhan, terutama bagi para IT enthusiast dan pemula yang ingin mengeksplorasi dunia komputasi mobile. SSH (Secure Shell) adalah salah satu protokol terpopuler untuk mengakses sistem secara remote dengan tingkat keamanan tinggi. Termux, sebuah terminal emulator untuk Android, memungkinkan Anda menginstall dan menjalankan berbagai aplikasi Linux, termasuk OpenSSH.

Pada tutorial ini, saya akan mengajarkan cara mengkonfigurasi SSH server di perangkat Android menggunakan Termux. Dengan pendekatan yang cepat dan cerdas, artikel ini dirancang untuk membantu pemula memahami konsep dasar sekaligus memberikan wawasan mendalam bagi yang ingin memaksimalkan pengalaman remote access.

SSH (Secure Shell) memungkinkan akses remote dengan keamanan yang tinggi. Dengan Termux, Anda dapat menjalankan berbagai aplikasi Linux di perangkat Android Anda. Tutorial ini menjelaskan langkah demi langkah dari instalasi Termux hingga pengaturan SSH server.

1. Persiapan Perangkat dan Instalasi Termux

  • Perangkat Android minimal versi 5.0
  • Koneksi internet yang stabil
  • Akses ke Google Play Store atau F-Droid

Langkah 1: Mengunduh Termux

  1. Buka Play Store atau F-Droid.
  2. Cari aplikasi Termux.
  3. Klik tombol Install dan tunggu hingga proses instalasi selesai.

Jika menggunakan F-Droid, pastikan mendownload versi terbaru untuk mendapatkan fitur dan perbaikan keamanan terkini.

2. Mengupdate dan Mengupgrade Paket di Termux

Langkah 2: Update dan Upgrade Paket

apt update && apt upgrade -y

Perintah tersebut akan memperbarui daftar paket dari repository dan mengupgrade semua paket yang terinstal ke versi terbaru secara otomatis.

3. Menginstall OpenSSH di Termux

Langkah 3: Instalasi OpenSSH

apt install openssh -y

Perintah ini akan mengunduh dan menginstal OpenSSH beserta dependensinya. Tunggu hingga proses instalasi selesai.

4. Konfigurasi SSH Server

Langkah 4: Mengatur Password SSH

passwd

Masukkan password baru sesuai petunjuk. Gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol untuk keamanan yang lebih baik.

Langkah 5: Mengedit File Konfigurasi SSH

nano $PREFIX/etc/ssh/sshd_config

Beberapa parameter penting yang dapat diubah:

  • Port: Ubah port default (22) ke port lain untuk mengurangi risiko serangan otomatis. Contoh: Port 8022
  • PermitRootLogin: Set ke no untuk keamanan ekstra.
  • PasswordAuthentication: Sesuaikan sesuai kebutuhan Anda (gunakan yes untuk mengaktifkan dan no jika sudah menggunakan kunci SSH).

Setelah selesai, simpan file dan keluar dari editor (Ctrl+O untuk menyimpan, Ctrl+X untuk keluar).

5. Menjalankan SSH Server dan Menguji Koneksi

Langkah 6: Menjalankan SSH Server

sshd

Perintah ini akan menjalankan SSH daemon (proses latar belakang yang menunggu koneksi masuk) pada port yang telah ditentukan di file konfigurasi.

Langkah 7: Menguji Koneksi SSH

  1. Mendapatkan alamat IP perangkat Android: Jalankan perintah berikut:
    ip addr show wlan0
        
    Catat alamat IP yang tertera (misalnya, 192.168.1.101).
  2. Menghubungkan dari perangkat lain: Di komputer atau perangkat lain, buka terminal dan jalankan:
    ssh username@192.168.1.101 -p 8022
        
    Gantilah username dengan nama pengguna Termux Anda dan 8022 dengan port yang telah Anda set.
  3. Verifikasi koneksi: Jika muncul prompt password, masukkan password yang telah Anda atur sebelumnya.

6. Pengaturan Keamanan dan Troubleshooting

Langkah 8: Mengubah Port Default

Ubah port default di file sshd_config dari Port 22 ke port lain (misalnya, 8022 atau 2222).

Langkah 9: Menggunakan Kunci SSH (Key-Based Authentication)

  1. Generate SSH Key di perangkat klien: Di komputer Anda, jalankan:
    ssh-keygen -t rsa -b 4096 -C "your_email@example.com"
        
    Ikuti petunjuk untuk menyimpan kunci di lokasi default.
  2. Transfer Public Key ke Android: Di Termux, buat direktori .ssh jika belum ada:
    mkdir -p ~/.ssh
    chmod 700 ~/.ssh
        
    Kemudian tambahkan public key ke file authorized_keys:
    nano ~/.ssh/authorized_keys
        
    Salin konten file id_rsa.pub dari komputer Anda dan tempelkan ke dalam file tersebut. Simpan dan keluar.
  3. Nonaktifkan Password Authentication: Setelah kunci SSH berfungsi, nonaktifkan password authentication dengan mengubah parameter di sshd_config:
    PasswordAuthentication no
        
    Restart SSH server untuk menerapkan perubahan.

Langkah 10: Memeriksa Log SSH

cat /data/data/com.termux/files/usr/var/log/sshd.log

Jika file log tidak ada, konfigurasi log bisa diaktifkan dengan menambahkan baris berikut di file sshd_config:

SyslogFacility AUTH
LogLevel INFO

Lalu restart SSH server.

Langkah 11: Troubleshooting Umum

  • Masalah Koneksi: Pastikan Termux tetap berjalan di latar belakang, periksa koneksi Wi-Fi dan alamat IP, serta pastikan port yang ditentukan sudah benar.
  • Masalah Otentikasi: Periksa file authorized_keys dan pastikan hak akses direktori .ssh adalah 700 dan file authorized_keys adalah 600.
  • Server Tidak Merespons: Restart SSH server dan pastikan tidak ada proses SSH yang menggantung dengan perintah:
    ps aux | grep ssh
        

7. Langkah Tambahan dan Tips Pemeliharaan

Tips Tambahan:

  • Update Rutin Sistem: Jalankan perintah:
    apt update && apt upgrade -y
        
  • Monitor Koneksi: Gunakan tools seperti netstat atau ss untuk memantau koneksi:
    netstat -tulpn
        
  • Backup Konfigurasi: Simpan backup file konfigurasi sshd_config agar mudah dikembalikan jika terjadi kesalahan.
  • Gunakan Firewall: Meskipun Termux tidak menyediakan firewall bawaan, Anda dapat menggunakan aplikasi pihak ketiga di Android untuk membatasi akses pada port tertentu.
  • Otomatisasi dengan Script: Buat script sederhana untuk mengontrol SSH server. Contoh script:
    #!/data/data/com.termux/files/usr/bin/bash
    case "$1" in
        start)
            sshd
            echo "SSH server dimulai."
            ;;
        stop)
            pkill sshd
            echo "SSH server dihentikan."
            ;;
        restart)
            pkill sshd
            sleep 2
            sshd
            echo "SSH server di-restart."
            ;;
        *)
            echo "Usage: $0 {start|stop|restart}"
            exit 1
    esac
        
  • Audit Keamanan: Lakukan audit keamanan secara berkala dengan memeriksa file log dan konfigurasi.

Kesimpulan

Dalam tutorial ini, kita telah membahas cara menjalankan SSH server di Android menggunakan Termux melalui langkah-langkah berikut:

  • Persiapan dan instalasi Termux.
  • Update sistem dan instalasi OpenSSH.
  • Konfigurasi SSH server termasuk pengaturan password dan file konfigurasi.
  • Menjalankan SSH server dan menguji koneksi dari perangkat lain.
  • Langkah-langkah pengaturan keamanan dan troubleshooting.
  • Tips pemeliharaan dan pengelolaan server secara rutin.

Dengan mengikuti semua langkah di atas, Anda kini memiliki SSH server yang berjalan pada perangkat Android dan dapat diakses secara remote dengan aman. Selamat mencoba dan semoga koneksi remote Anda selalu lancar!

Penutup

Menjalankan SSH server di Android dengan Termux tidak hanya merupakan eksperimen teknologi, tetapi juga langkah awal untuk memahami lebih dalam mengenai sistem operasi Linux, remote access, dan keamanan jaringan. Teruslah belajar, eksperimen, dan jangan ragu untuk bergabung dengan komunitas IT untuk saling berbagi ilmu.

Selamat bereksperimen dan semoga sukses!

LihatTutupKomentar